1. Skip to Menu
  2. Skip to Content
  3. Skip to Footer>
Image 1
SELAMAT DATANG DI SITUS RESMI DINAS PERTANIAN KABUPATEN PONOROGO

DUKUNGAN PENYULUHAN DALAM P2BN

Written by Admin

01 November 2012

Penyuluhan pertanian sebagai bagian dari sistem pembangunan pertanian mempunyai kedudukan yang sangat strategis dalam pembangunan sumberdaya manusia pertanian, khususnya kegiatan program “Peningkatan produksi beras nasional” dalam rangka menuju surplus beras 10 juta ton di tahun 2012.

Berangkat dari semangat mensukseskan kegiatan peningkatan produksi beras nasional, sektor penyuluhan pertanian diharapkan dapat memberikan dukungan lebih besar dalam peran dan fungsinya. Karena faktor kedekatan penyuluh dengan pelaku usaha dan pelaku usaha di tingkat kelompok dan desa harapan itu disandangnya. Untuk mewujudkan ketahanan pangan nasional,pada tahun 2011 Kementerian Pertanian telah menetapkan target produksi padi sebesar 70,60 juta ton GKG. Sampai dengan tahun 2014 pertumbuhan produksi padi ditargetkan meningkat sebesar 5,22% per tahun.

Sebagai suatu acuan dalam partisipasi tersebut maka digunakannya Permentan No.45/Pementan/OT. 140/8/2011 tentang tata hubungan kerja antar kelembagaan teknis, penelitian, dan pengembangan dan penyuluhan pertanian dalam mendukung peningkatan produksi beras nasional.

 

PENCANANGAN POSKO P2BN

Written by Admin

01 November 2012

Bertempat dialua SMK Pemkab Ponorogo, desa Setono kec Jenangan, KabupatenPonorogo Bupati Ponorogo mencanangkan Pos Simpul Koordinasi (POSKO) Peningkatan Produksi Beras Nasional(P2BN) Kabupaten Ponorogo.Program Peningkatan Produksi BerasNasional disingkat P2BN adalah pro-gram pemerintah dalam rangka peningkatan produksi beras nasional.

Dalam acara tersebut dihadiri oleh sejumlah pejabat di lingkungan Pemda Kabupaten Ponorogo, Petani dan Kelompok tani. Dalam ekspose keragaan kegiatan disampaikan dari BP

TP Malang, BPS Kabupaten Ponorogo, Koordinator POPT, serta pejabat lain yang pada dasarnya adalah berpartisipasi dalam mendukung target pencapaian surplus beras di kabupaten Ponorogo

Mengingat pengalaman bahwa menunjukkan bahwa hal tersebut perlu didukung oleh strategi pertanian tangguh.Petaninya, pembinanya dan lembaganya harus tangguh. Ini artinya SDM dan lembaga pendukungnya (agrisupport activities) harus tangguh. Kondisi lain yang mendukung keberhasilan pembangunan pertanian tersebut adalah karena kondisi agroklimat yang ada sangat sangat dibu-tuhkan disamping kemauan keras pelaku utama dan pelaku usaha bidang pertanian.Untuk meningkatkan sinergitas dan koordinasi dalam rangka pelaksanaan peningkatan program P2BN,perlu dibentuk Tim Pengendali di Tingkat Pusat, Tim Pembina di Tingkat Provinsi, dan Tim Pelaksana diTingkat Kabupaten/Kota dan Kecamatan. Untuk meningkatkan efektivitas pelaksanaan tugas Tim Pengendali, Tim Pembina dan Tim

Pelaksana perlu dirumuskan mekanismedan tata hubungan kerja antara kelemba-gaan teknis, kelembagaan penelitian dan pengembangan, dan kelembagaan penyuluhan pertanian mulai dari tingkat pusat, provinsi, kabupaten/kota dan ke-camatan Diharapkan dengan adanya POSKOP2BN tersebut maka Tim Pelaksana

 

PUPUK ORGANIK DALAM USAHATANI

Written by Admin

03 May 2012

Pembangunan pertanian tahun ini dihadapkan pada situasi yang sangat berat. Pemerintah telah mencanangkan suatu target dan sasaran yang berat karena menyangkut akan tersedianya pangan secara Nasional. Hal seperti itu merupakan tantangan yang besar karena menyangkut kebutuhan Nasional yang dapat mempengaruhi perkembangan perekonomian Nasional. Program pengembangan pertanian organik  diharapkan akan dapat bejalan dengan baik dengan cara mengaplikasikan penggunaan dan penambahan bahan organik dalam pengelolaan lahan usahatani.

 

Agenda Dinas Pertanian

-- -- -- --

Video kegiatan

 

Pengumuman Lelang

Who's Online

We have 6 guests online

Link Terkait

Statistics

OS : Linux d
PHP : 5.3.27
MySQL : 5.5.36-cll
Time : 10:53
Caching : Disabled
GZIP : Enabled
Members : 9
Content : 167
Web Links : 6
Content View Hits : 58600